Minggu, 05 April 2015

Simple Past Tense

Nama : Melisa Rosalia
Npm   : 14211423
Kelas  : 4EA03

On february 9 2015 at 00.30am my friends and i went to Bandung for a vacation, this vacation was different than before because we decided to climbed the bukit karaton hills. We went at midnight b ecause we didn’t want to trapped in a traffic jam and we wanted to watch the sun rise in bukit karaton. I was so happy because i drove with my closest friends. We almost got into an accident by almost crashed with a car in front of us because that car was stop  in the middle of the street and we decided to drove our car to the side road and check the stopping car. We were so shock because that car was so wreck and we assumed that it had just got into an accident. Then we called 911 and we left after the rescue came.
           

The weather suddenly got darker and heavy rain poured and mde me so scared to death and panick was all over me. When we almost arrive to bukit karaton we felt challenged with the ugly roads ahead of us. After we arrived at the parking lot we have to walked 2 kilometers to reached our destination. We were so tired because the road was sloppy and muddy. The price we must pay to reach the top. After reached on top of the hills we were so happy for the beautiful phanorama in front of us. We saw fogs that covered the hills, the sun rise was so beautiful. Then we took so many selfies and groupies, after done with took each other’s pictures we headed back to the parking lot and then we looked for breakfast because we were so hungry.

Simple Present Tense

Nama : Melisa Rosalia
Npm   : 14211423
Kelas  : 4EA03
I always wake up at 6.30am, after i fully awake my mom always asks me to cook the rice and do the dishes. After done with all the tasks i go back to my room and sleep again until 8.30 am. after i wake up again i take a bath and get prepare for teaching the Sunday class in my church. Today my students and i do the preparation for next week’s easter. After the Sunday school is finish i go back to home and take a rest for a little bit. At 3.00pm i get ready for the youngsters praise in pondok gede. At 4pm my friend pick me up. When we arrive at the church and meet with the others, we start the praise. This 5th weeks praise is so different than the previous praise because today we have a charity event by giving foods. We divide into 4 teams, i’m in team 1.
My team consists 5 motorcycles and we can work together so well. On our way to the destination we have a little problem with our vehicles so my team and i must drive to other route because some of my team are not wear a helmet. After arrive at the parking lot we directed to give away the foods. Each of us get 3 food bags to carry. After that we walk and look for the right person to receive our food. I give it to 2 ojek driver and one homeless man. I’m so happy today to feel the beautiful of sharing.
   after we are done, we go back to the church. When we arrive we pray beacuse we have finished our task so well. After that my friends and i decide to eat in an eatery. After done with our diner we go to our respectives house. I arrive home at 10.10pm and i go straight to the bathroom to take a bath, after bath i do my homework and after done with my homework i go to sleep.

Jumat, 12 Desember 2014

TULISAN

Kupu-Kupu

Kupu-kupu alias kuliah pulang kuliah pulang merupakan julukan untuk mahasiswa yang tidak aktif mengikuti kegiatan organisasi di kampus. Padahal seperti kita ketahui bahwa dengan mengikuti organisasi kita dapat memperoleh keterampilan softskill yang sangan dibutuhkan kelak dalan dunia kerja. Apabila kita mengikuti organisasi juga kita dapat mempunyai relasi-relasi dengan orang lain di luar sana yang kelak dapat kita gunakan untuk mencari pekerjaan ketika kita lulus nanti.
Selain itu dengan berorganisasi mahasiswa juga dapat dilatih untuk aktif. Menurut saya zaman sekarang banyak mahasiswa yang apatis, artinya dia tidak aktif atau tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Yang mereka pentingkan hanyalah IP yang bagus. Padahal kenyataannya dalam dunia kerja walaupun IP dia bagus tapi dia tidak mempunyai softskill yang bagus maka akan percuma saja. IP bagus hanyalah syarat berkas awal saat mendaftar pekerjaan. Selebihnya perusahaan menuntut untuk karyawannya dapat bekerja dalam tekanan, dapat bekerja dalam team, dapat mengoprasikan suatu program dan syarat-syarat lain yang menjurus ke softskill. Darimana kita mendapatkan kemampuan seperti itu apabila kita tidak pernah berorganisasi ? :)
Oleh karna itu saya menghimbau kepada seluruh mahasiswa di Indonesia, jadilah seorang mahasiswa yang aktif. Jangan menjadi mahasiswa yang apatis. Buka mata anda dan lihatlah sekitar anda begitu banyak hal baru yang dapat anda lakukan guna menambah pengalaman hidup anda. Isilah masa muda anda dengan hal-hal yang bermanfaat sehingga kelak di masa tua anda tidak menyesal. Dan satu hal yang perlu saya ingatkan bahwa organisasi boleh tapi IP harus tetap bagus karna mau bagaimana pun juga kuliah adalah tanggung jawab utama kita kepada orang tua kita.
Jadilah kaum muda sukses kawan !

REFERENSI : https://ditotomarunoto.wordpress.com/category/tulisan-softskill/ 

TULISAN

Menjauh bukan berarti melupakan


Kini bayangmu masih menghampiri, dikala ku berusaha untuk menghapus bayang itu. Kau terus singgah dipikiranku, meski dengan keras ku coba untuk tak memikirkanmu. Ya, menjauh bukan berarti melupakan. Aku menjauhimu bukan karena inginku, ini karena keadaan memaksaku melakukan ini. Aku menjauh, akupun yang menderita. Bahkan senyumanmu terus menggerayangi otakku, tak bisakah kau menyingkir? Menyingkirlah dari pikiran dan hatiku. Tak lelahkah kau terus menghampiri mimpiku? Apa aku yang terlalu memikirkanmu hingga dalam mimpi pun aku tak mau jauh darimu? Sungguh perasaan ini begitu menyiksa, bahkan hati ini pun tertusuk saat aku menahan diri untuk tak menghubungimu. Ya, aku tak tahan. Meski sudah berusaha keras, apalah dayaku? Aku yang selalu dikalahkan oleh perasaan ini, aku yang terus mengalah pada keegoisan hatiku. Mengapa begitu sulit untuk melupakan? Mengapa begitu sulit untuk menghapusmu dari hatiku? Mengapa kau tak kunjung pergi dari pikiranku?


Bodohkah aku? Ya, perasaan ini membuatku menjadi bodoh. Perasaan yang seharusnya tak kumiliki. Perasaan yang tak seharusnya kurasakan denganmu. Taukah kau? Secara diam-diam sorot mataku selalu mencarimu, hatiku begitu gelisah saat mata ini tak dapat melihatmu. Bahkan mata dan hatiku pun bersatu untuk membatalkan tekadku.


Kini akupun begitu tak konsisten. Serangkaian keputusan yang ku ambil kadang tak dapat ku jalankan. Ya, ini karena perasaanku berkata lain. Kadang aku mencoba tuk menghidarimu, tapi apa? Saat kau sedikit berubah dan acuh padaku, aku malah kembali mengejarmu. Kenapa perasaan tak secerdas logika? Mengapa logika ku seakan melemah saat itu berhubungan denganmu?


Taukah kau? Saat aku mengacuhkanmu ketika kau berada di hadapanku, secara diam-diam aku tetap memperhatikanmu. Aku tetap mencari bayangmu, saat kau melihatku aku beralih pandang, saat kau tak melihatku aku sedang mengenyangkan mataku dengan terus melihatmu. Akupun bingung dengan diriku sendiri, mengapa begitu bodoh? Mengapa aku mau menjadi budak cinta?


Kadang saat aku merindukanmu, aku mencoba mengingat kembali semua kenangan kita. Ya, kenangan yang terus melekat dan tak mau lepas. Namun, aku sudah berkomitmen dengan diriku sendiri. Saat aku mengingat akan komitmen itu akupun mulai mengalihkan otakku dari bayangmu. Ada hal yang mempermudahku tuk melupakanmu, itu adalah kenanganmu dengannya. Ya, kadang itu membantu sangat banyak. Karena setiap kali aku mengingat kenanganmu dengannya, hatiku seakan dapat menguatkan tekadku. Tekadku untuk melupakanmu.


Kini biarlah kau hilang, hilanglah dari hatiku, hilanglah dari otakku, hilanglah dari pikiranku. Biarkan perasaan ini luntur dengan sendirinya, biarkan perasaan ini dapat kembali seperti saat pertama kita bertemu. Saat aku belum mempunyai perasaan ini untukmu. Saat perasaanku benar-benar murni hanya untuk berteman. Kini aku terima jika kau ingin menjauhiku juga, ya aku terima jika kau sudah bosan dengan aku yang terus acuh. Mungkin jalan kita memang berbeda, biarkan aku belajar untuk melupakanmu, biar proses ini menuai hasil pada akhirnya. Sampai saat itu tiba, biarkan aku sesekali untuk mengenang kebersamaan kita.


REFERENSI :
http://imeldamwt.blogspot.com/2014/11/tulisan-softskill-3.html

Sabtu, 01 November 2014

TULISAN ETIKA BISNIS

Etika Bisnis
Secara umum, prinsip-prinsip yang berlaku dalam bisnis yang baik sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita sebagai manusia, dan prinsip-prinsip ini sangat erat terkait dengan sistem nilai yang dianut oleh masing-masing masyarakat.
Sonny Keraf (1998) menjelaskan, bahwa prinsip etika bisnis sebagai berikut;
  • Prinsip otonomi; adalah sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kesadarannya tentang apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan.
  • Prinsip kejujuran. Terdapat tiga lingkup kegiatan bisnis yang bisa ditunjukkan secara jelas bahwa bisnis tidak akan bisa bertahan lama dan berhasil kalau tidak didasarkan atas kejujuran. Pertama, jujur dalam pemenuhan syarat-syarat perjanjian dan kontrak. Kedua, kejujuran dalam penawaran barang atau jasa dengan mutu dan harga yang sebanding. Ketiga, jujur dalam hubungan kerja intern dalam suatu perusahaan.
  • Prinsip keadilan; menuntut agar setiap orang diperlakukan secara sama sesuai dengan aturan yang adil dan sesuai kriteria yang rasional obyektif, serta dapat dipertanggung jawabkan.
  • Prinsip saling menguntungkan (mutual benefit principle) ; menuntut agar bisnis dijalankan sedemikian rupa sehingga menguntungkan semua pihak.
  • Prinsip integritas moral; terutama dihayati sebagai tuntutan internal dalam diri pelaku bisnis atau perusahaan, agar perlu menjalankan bisnis dengan tetap menjaga nama baik pimpinan/orang2nya maupun perusahaannya.
Pertanyaan nya bagaimana menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis ini agar benar-benar dapat operasional? Sonny juga menjelaskan, bahwa sesungguhnya banyak perusahaan besar telah mengambil langkah yang tepat kearah penerapan prinsip-prinsip etika bisnis ini, kendati prinsip yang dianut bisa beragam. Pertama-tama membangun apa yang dikenal sebagai budaya perusahaan (corporate culture). Budaya perusahaan ini mula pertama dibangun atas dasar Visi atau filsafat bisnis pendiri suatu perusahaan sebagai penghayatan pribadi orang tersebut mengenai bisnis yang baik. Visi ini kemudian diberlakukan bagi perusahaannya, yang berarti Visi ini kemudian menjadi sikap dan perilaku organisasi dari perusahaan tersebut baik keluar maupun kedalam. Maka terbangunlah sebuah etos bisnis, sebuah kebiasaan yang ditanamkan kepada semua karyawan sejak diterima masuk dalam perusahaan maupun secara terus menerus dievaluasi dalam konteks penyegaran di perusahaan tersebut. Etos inilah yang menjadi jiwa yang menyatukan sekaligus juga menyemangati seluruh karyawan untuk bersikap dan berpola perilaku yang kurang lebih sama berdasarkan prinsip yang dianut perusahaan.
Berkembang tidaknya sebuah etos bisnis ditentukan oleh gaya kepemimpinan dalam perusahaan tersebut.
Tanggung jawab Sosial Perusahaan
Tanggung jawab sosial dan keterlibatan perusahaan dalam berbagai kegiatan sosial merupakan suatu nilai yang sangat positif bagi perkembangan dan kelangsungan perusahaan dalam jangka panjang. Keterlibatan sosial perusahaan di masyarakat akan menciptakan suatu citra yang sangat positif. Biaya sosial yang dikeluarkan dianggap sebagai investasi jangka panjang. Kelestarian lingkungan, perbaikan prasarana umum, penyuluhan, pelatihan, dan perbaikan kesehatan lingkungan walaupun memerlukan biaya yang signifikan, namun secara jangka panjang sangat menguntungkan perusahaan, karena kegiatan tersebut menciptakan iklim sosial politik yang kondusif bagi kelangsungan bisnis perusahaan tersebut.
Dapat kita lihat, pada saat libur merayakan Hari Idul Fitri, beberapa perusahaan memberikan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat yang terkait langsung dengan perusahaan, contoh; Bank dengan nasabahnya, perusahaan yang memproduksi obat tradisional dengan bakul jamunya dan lain-lain.
Bagi situasi dunia yang semakin global sekarang ini, masing-masing pihak saling tergantung, serta tidak ada lagi perusahaan yang tertutup atau tidak mau melakukan perbaikan-perbaikan untuk kemajuan. Perusahaan yang masih tidak mengindahkan hal-hal semacam ini, cepat atau lambat akan semakin ditinggalkan oleh pelanggannya.
DAFTAR PUSTAKA :
bowokoolz.blogspot.com/2010/10/tulisan-etika-bisnis_26.html

Minggu, 05 Oktober 2014

Pengertian Etika, Etika Bisnis dan contohnya

Pengertian Etika, Etika Bisnis dan contohnya
 Pengertian Etika

Etika berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu ethos yg berarti : kebiasaan/adat, akhlak,watak, perasaan, sikap, cara berpikir.
*Menurut Kamus Bahasa Indonesia (Poerwadarminta) etika adalah “ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral)”
* Menurut Drs. O.P. SIMORANGKIR  "etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik. "
*Menurut Magnis Suseno, "Etika adalah sebuah ilmu dan bukan sebuah ajaran.Yang memberi kita norma tentang bagaimana kita harus hidup adalah moralitas".

contoh-contoh etika dlm kehidupan sehari-hari,yaitu :
1. Jujur tidak berbohong
2. Bersikap Dewasa tidak kekanak-kanakan
3. Lapang dada dalam berkomunikasi
4. Menggunakan panggilan / sebutan orang yang baik
5. Menggunakan pesan bahasa yang efektif dan efisien
6. Tidak mudah emosi / emosional
7. Berinisiatif sebagai pembuka dialog
8. Berbahasa yang baik, ramah dan sopan
9. Menggunakan pakaian yang pantas sesuai keadaan
10. Bertingkah laku yang baik 
Pengertian Etika Bisnis
Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis (Velasquez, 2005).
Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain adalah:
1. Pengendalian diri
2. Pengembangan tanggung jawab social (social responsibility)
3. Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi
4. Menciptakan persaingan yang sehat
5. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”
6. Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi, dan Komisi)
7. Mampu menyatakan yang benar itu benar
8. Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha ke bawah
9. Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama
10. Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati
11. Perlu adanya sebagian etika bisnis yang dituangkan dalam suatu hokum positif yang berupa peraturan perundang-undangan
Ada 3 jenis masalah yang dihadapi dalam Etika yaitu
1. Sistematik
Masalah-masalah sistematik dalam etika bisnis pertanyaan-pertanyaan etis yang muncul mengenai sistem ekonomi, politik, hukum, dan sistem sosial lainnya dimana bisnis beroperasi.
2. Korporasi
Permasalahan korporasi dalam perusahaan bisnis adalah pertanyaan-pertanyaan yang dalam perusahaan-perusahaan tertentu. Permasalahan ini mencakup pertanyaan tentang moralitas aktivitas, kebijakan, praktik dan struktur organisasional perusahaan individual sebagai keseluruhan.
3. Individu
Permasalahan individual dalam etika bisnis adalah pertanyaan yang muncul seputar individu tertentu dalam perusahaan. Masalah ini termasuk pertanyaan tentang moralitas keputusan, tindakan dan karakter individual.
Secara sederhana yang dimaksud dengan etika bisnis adalah cara-cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan  individu,  perusahaan, industri dan juga masyarakat.
Kesemuanya ini mencakup bagaimana kita menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku, dan tidak tergantung pada kedudukan individu ataupun perusahaan di masyarakat.
Etika bisnis lebih luas dari ketentuan yang diatur oleh hukum, bahkan merupakan standar yang lebih tinggi dibandingkan standar minimal ketentuan hukum, karena dalam kegiatan  bisnis seringkali kita temukan wilayah abu-abu yang tidak diatur oleh ketentuan hukum.
Von der Embse dan R.A. Wagley dalam artikelnya di Advance Managemen Jouurnal (1988), memberikan tiga pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis, yaitu :
Utilitarian Approach : setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya serendah-rendahnya.
Individual Rights Approach : setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya memiliki hak dasar yang harus dihormati. Namun tindakan ataupun tingkah laku tersebut harus dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi benturan dengan hak orang lain.
Justice Approach : para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, dan bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara perseorangan ataupun secara kelompok.
Etika bisnis dalam perusahaan memiliki peran yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh.
Contoh kasus etika bisnis:
1. Sebuah perusahaan pengembang di Lampung membuat kesepakatan dengan sebuah perusahaan perusahaan kontraktor untuk membangun sebuah pabrik. Sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati pihak pengembang memberikan spesifikasi bangunan kepada pihak perusahaan kontraktor tersebut. Dalam pelaksanaannya, perusahaan kontraktor menyesuaikan spesifikasi bangunan pabrik yang telah dijanjikan. Sehingga bangunan pabrik tersebut tahan lama dan tidak mengalami kerusakan. Dalam kasus ini pihak perusahaan kontraktor telah mematuhi prinsip kejujuran karena telah memenuhi spesifikasi bangunan yang telah mereka musyawarahkan bersama pihak pengembang.
2. Sebuah Yayasan Maju Selalu menyelenggarakan pendidikan setingkat SMA. Pada tahun ajaran baru sekolah mengenakan biaya sebesar Rp.500.000,- kepada setiap siswa baru. Pungutan sekolah ini diinformasikan kepada mereka saat akan mendaftar,sehingga setelah diterima,mereka harus membayarnya. Kemudian pihak sekolah memberikan informasi ini kepada wali murid bahwa pungutan tersebut digunakan untuk biaya pembuatan seragam sekolah yang akan dipakai oleh semua murid pada setiap hari rabu-kamis. Dalam kasus ini Yayasan dan sekolah dapat dikategorikan mengikuti transparasi.
3. Pada tahun 1990 an, kasus yang masih mudah diingat yaitu Enron. Bahwa Enron adalah perusahaan yang sangat bagus dan pada saat itu perusahaan dapat menikmati booming industri energi dan saat itulah Enron sukses memasok enegrgi ke pangsa pasar yang bergitu besar dan memiliki jaringan yang luar biasa luas. Enron bahkan berhasil menyinergikan jalur transmisi energinya untuk jalur teknologi informasi. Dan data yang ada dari skilus bisnisnya, Enron memiliki profitabilitas yang cukup menggiurkan. Seiring dengan booming indutri energi, akhirnya memosisikan dirinya sebagai energy merchants dan bahkan Enron disebut sebagai ”spark spead” Cerita pada awalnya adalah anggota pasar yang baik, mengikuti peraturan yang ada dipasar dengan sebagaimana mestinya. Pada akhirnya Enron meninggalkan prestasi dan reputasinya baik tersebut, karena melakukan penipuan dan penyesatan.. Sebagai perusahaan Amerika terbesar ke delapan, Enron kemudian kolaps pada tahun 2001. 
Berdasarkan referensi-referensi dan contoh diatas. saya sependapat etika bisnis adalah studi yangdikhususkan mengenai moral yang benar dan salah yang harus dipelajari oleh semua perilaku bisnis. karena menurut saya dalam berbisnis sangat penting untuk beretika dan melakukan persaingan yang sehat antar pelaku bisnis. kita dapat melihat di contoh diatas pelaku bisnis yang menggunakan etika dalam berbisnis akan mengikuti transparansi, kejujuran, dan nilai-nilai moral yang baik. sedangkan pada contoh ketiga ialah contoh kasus yang melakukan penipuan dan penyesatan. sangat tidak bagus dan merusak nama dan citra perusahaan.

oleh karena itu, sekali lagi menurut saya Etika Bisnis sangat diperlukan bagi semua pelaku bisnis.
Dan pendapat saya tentan etika adalah : sikap seseorang dan kelompok masyarakat dalam merealisasikan moralitas dalam kehidupan sehari-hari menurut ukuran dan berperilaku yang baik.

referensi:
http://handyleonardoetikabisnis.blogspot.com/2012/09/pengertian-etika-etika-bisnis-dan.html


Contoh Kasus Bisnis Tidak beretika

Contoh Kasus Bisnis Tidak beretika
1.     Kasus Bisnis pencampuran bahan kimia ke dalam makanan
Banyaknya ragam makanan – makanan ringan yang dijual oleh masyarakat di Jakarta dan sekitarnya, membuat masyarakat Jakarta mudah dalam mencari makanan kesukaan terutama yang mempunyai hobi wisata kuliner, macam – macam makanan yang dijajakan oleh para pedagang yaitu seperti ketupat sayur, stick kentang  dan masih banyak lagi macamnya yang banyak digemari oleh semua umur dari anak –  anak kecil sampai usia remaja, tetapi sangat disayangkan demi mendapat keuntungan yang berlipat – lipat, para pedagang – pedagang ini tidak memperhatikan kesehatan para konsumenya, demi mendapatkan keuntungan mereka para pedagang menggunakan bahan – bahan kimia kedalam produk makanan yang mereka olah, seperti boraks, formalin dan bahan – bahan kimia lainya yang sangat  dan sangat membahayakan kesehatan bagi yang mengkonsumsi makanan – makanan yang mengandung bahan – bahan kimia tersebut, sudah banyak kasus yang terjadi di Jakarta khususnya mengenai hal ini, contohnya bakso yang mengadung formalin, stick kentang yang menggunakan boraks untuk memperenyah, dan ketupat supaya lebih awet.bisnis atau usaha yang seperti ini sangat dan sangat tidak beretika karena dampak nya merugikan konsumen.
Komentar Penulis : harusnya ada ketegasan dari pemerintah mengenai hal ini,untuk member hukuman atau teguran kepada para pedagang – pedagang nakal tersebut, karena sangat merugikan dan membahayakan kesehatan bagi masayarakat yang mengkonsumsi makanan – makanan yang mengandung bahan –  bahan kimia tersebut, dan adanya sosialisasi dari pihak terkait mengenai hal ini kepada para pedagang  –  pedagang nakal yang hanya memikirkan keuntungan dirinya saja tanpa memikirkan dampak atau efek yang ditimbulakan akibat jajanan yang mereka jajakan yang mengandung bahan – bahan kimia.

2.    Kasus Bisnis Penyuntikan Gas elpiji 3 kg ke gas elpiji 12 kg
Kasus pemindahan isi ulang tabung gas elpiji ilegal marak terjadi di wilayah Jabodetabek.  melakukan pemindahan isi tabung gas ukuran 3 kilogram yang bersubsidi ke tabung gas ukuran 12 kilogram nonsubsidi.Mereka memanfaatkan gas 3 kilogram yang lebih murah karena subsidi lalu dijual dengan harga normal.dari modus ini pelaku bisa meraup keuntungan hingga Rp 28 ribu per tabung.Sejak tahun 2009 hingga sekarang telah terjadi 40 kasus penyuntikan gas elpiji dari 3 kilogram ke 12 kilogram dan semakin marak seiring program konversi minyak tanah ke gas.
 Daftar Pustaka :
http://mirnawati27.blogspot.com/2013/11/contoh-kasus-bisnis-tidak-beretika.html