Minggu, 05 April 2015

Verb

Nama : Melisa Rosalia
Npm   : 14211423
Kelas  : 4EA03

Abjad A
Base Form
Past Simple
(Verb-2)
Past Participle
(Verb-3)
Arti
abide
abode, Abided
abode, abided, abidden
tinggal
alight
alit, alighted
alit, alighted
turun
arise
arose
arisen
muncul, timbul
awake
awoke
awoken
bangun, bangkit
Abjad B
Base Form
Past Simple (Verb-2)
Past Participle (Verb-3)
Arti
backbite
backbit
backbitten
memfitnah
backslide
backslid
backslid, backslidden
mengulang kebiasaan buruk, berbuat jahat lagi
Be
was, were
been
adalah, to be
bear
bore
boorn, borne
menopang, menderita
beat
beat
beaten
mengalahkan
become
became
become
menjadi
befall
befell
befallen
menimpa
begin
began
begun
mulai
begird
begirt, begirded
begirt
mengelilingi
behold
beheld
beheld
Melihat
belay
belaid, belayed
belaid, belayed
Berhenti
bend
bent
bent
Menekuk
beseech
besought, beseeched
besought, beseeched
Memohon
beset
beset
beset
Menimpa
bestride
bestrode
bestridden
duduk mengangkang
Bet
bet
bet
Bertaruh
betake
betook
betaken
Berangkat
bethink
bethought
bethought
mengingat, memikirkan
Bid
bid
bid
menawar, meminta
bided
bided, bode
bided
sambil menunggu
bind
bound
bound
Mengikat
bite
bit
bitten
Menggigit
bleed
bled
bled
Berdarah
blend
blended, blent
blended, blent
Mencampur
bless
blessed, blest
blessed, blest
Memberkati
blow
blew
blown
Meniup
bottle-feed
bottle-fed
bottle-fed
menyusui bayi dengan botol
break
broke
broken
Mematahkan
breast-feed
breast-fed
breast-fed
Menyusui
breed
bred
bred
berkembang biak
bring
brought
brought
Membawa
browbeat
browbeat
browbeat, browbeaten
Menggertak
build
built
built
Membangun
burn
burnt, burned
burnt, burned
Membakar
burst
burst
burst
Meledak
bust
bust
bust
meledak, menurunkan pangkat
buy
bought
bought
Membeli
Abjad C
Base Form
Past Simple
(V-2)
Past Participle
(V-3)
Arti
cast
cast
cast
melemparkan, memasukkan
catch
caught
caught
Menangkap
chide
chid
chid, chidden
Menegur
choose
chose
chosen
Memilih
clap
clapped, clapt
clapped, clapt
bertepuk tangan
clear-cut
clear-cut
clear-cut
memotong semua pohon
cleave
cleft, cleaved, clove
cleft, cleaved, cloven
Membelah
cleek
claught, claucht, cleeked
cleeked
merebut, menangkap, menarik keluar€€
cling
clung
clung
Melekat
clothe
clad, clothed
clad, clothed
memakaikan baju
colorcast
colocast
colorcast
menyiarkan dalam warna melalui tv
come
came
come
Datang
cost
cost
cost
berharga, menyebabkan harus membayar
creep
crept
crept
merayap, merangkak
crossbreed
crossbred
crossbred
menyilangkan satu spesies yang sama
crosscut
crosscut
crosscut
Potong
crow
crowed, crew
crowed
berkokok, bersorak
cut
cut
cut
Memotong


Simple Past Tense

Nama : Melisa Rosalia
Npm   : 14211423
Kelas  : 4EA03

On february 9 2015 at 00.30am my friends and i went to Bandung for a vacation, this vacation was different than before because we decided to climbed the bukit karaton hills. We went at midnight b ecause we didn’t want to trapped in a traffic jam and we wanted to watch the sun rise in bukit karaton. I was so happy because i drove with my closest friends. We almost got into an accident by almost crashed with a car in front of us because that car was stop  in the middle of the street and we decided to drove our car to the side road and check the stopping car. We were so shock because that car was so wreck and we assumed that it had just got into an accident. Then we called 911 and we left after the rescue came.
           

The weather suddenly got darker and heavy rain poured and mde me so scared to death and panick was all over me. When we almost arrive to bukit karaton we felt challenged with the ugly roads ahead of us. After we arrived at the parking lot we have to walked 2 kilometers to reached our destination. We were so tired because the road was sloppy and muddy. The price we must pay to reach the top. After reached on top of the hills we were so happy for the beautiful phanorama in front of us. We saw fogs that covered the hills, the sun rise was so beautiful. Then we took so many selfies and groupies, after done with took each other’s pictures we headed back to the parking lot and then we looked for breakfast because we were so hungry.

Simple Present Tense

Nama : Melisa Rosalia
Npm   : 14211423
Kelas  : 4EA03
I always wake up at 6.30am, after i fully awake my mom always asks me to cook the rice and do the dishes. After done with all the tasks i go back to my room and sleep again until 8.30 am. after i wake up again i take a bath and get prepare for teaching the Sunday class in my church. Today my students and i do the preparation for next week’s easter. After the Sunday school is finish i go back to home and take a rest for a little bit. At 3.00pm i get ready for the youngsters praise in pondok gede. At 4pm my friend pick me up. When we arrive at the church and meet with the others, we start the praise. This 5th weeks praise is so different than the previous praise because today we have a charity event by giving foods. We divide into 4 teams, i’m in team 1.
My team consists 5 motorcycles and we can work together so well. On our way to the destination we have a little problem with our vehicles so my team and i must drive to other route because some of my team are not wear a helmet. After arrive at the parking lot we directed to give away the foods. Each of us get 3 food bags to carry. After that we walk and look for the right person to receive our food. I give it to 2 ojek driver and one homeless man. I’m so happy today to feel the beautiful of sharing.
   after we are done, we go back to the church. When we arrive we pray beacuse we have finished our task so well. After that my friends and i decide to eat in an eatery. After done with our diner we go to our respectives house. I arrive home at 10.10pm and i go straight to the bathroom to take a bath, after bath i do my homework and after done with my homework i go to sleep.

Jumat, 12 Desember 2014

TULISAN

Kupu-Kupu

Kupu-kupu alias kuliah pulang kuliah pulang merupakan julukan untuk mahasiswa yang tidak aktif mengikuti kegiatan organisasi di kampus. Padahal seperti kita ketahui bahwa dengan mengikuti organisasi kita dapat memperoleh keterampilan softskill yang sangan dibutuhkan kelak dalan dunia kerja. Apabila kita mengikuti organisasi juga kita dapat mempunyai relasi-relasi dengan orang lain di luar sana yang kelak dapat kita gunakan untuk mencari pekerjaan ketika kita lulus nanti.
Selain itu dengan berorganisasi mahasiswa juga dapat dilatih untuk aktif. Menurut saya zaman sekarang banyak mahasiswa yang apatis, artinya dia tidak aktif atau tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Yang mereka pentingkan hanyalah IP yang bagus. Padahal kenyataannya dalam dunia kerja walaupun IP dia bagus tapi dia tidak mempunyai softskill yang bagus maka akan percuma saja. IP bagus hanyalah syarat berkas awal saat mendaftar pekerjaan. Selebihnya perusahaan menuntut untuk karyawannya dapat bekerja dalam tekanan, dapat bekerja dalam team, dapat mengoprasikan suatu program dan syarat-syarat lain yang menjurus ke softskill. Darimana kita mendapatkan kemampuan seperti itu apabila kita tidak pernah berorganisasi ? :)
Oleh karna itu saya menghimbau kepada seluruh mahasiswa di Indonesia, jadilah seorang mahasiswa yang aktif. Jangan menjadi mahasiswa yang apatis. Buka mata anda dan lihatlah sekitar anda begitu banyak hal baru yang dapat anda lakukan guna menambah pengalaman hidup anda. Isilah masa muda anda dengan hal-hal yang bermanfaat sehingga kelak di masa tua anda tidak menyesal. Dan satu hal yang perlu saya ingatkan bahwa organisasi boleh tapi IP harus tetap bagus karna mau bagaimana pun juga kuliah adalah tanggung jawab utama kita kepada orang tua kita.
Jadilah kaum muda sukses kawan !

REFERENSI : https://ditotomarunoto.wordpress.com/category/tulisan-softskill/ 

TULISAN

Menjauh bukan berarti melupakan


Kini bayangmu masih menghampiri, dikala ku berusaha untuk menghapus bayang itu. Kau terus singgah dipikiranku, meski dengan keras ku coba untuk tak memikirkanmu. Ya, menjauh bukan berarti melupakan. Aku menjauhimu bukan karena inginku, ini karena keadaan memaksaku melakukan ini. Aku menjauh, akupun yang menderita. Bahkan senyumanmu terus menggerayangi otakku, tak bisakah kau menyingkir? Menyingkirlah dari pikiran dan hatiku. Tak lelahkah kau terus menghampiri mimpiku? Apa aku yang terlalu memikirkanmu hingga dalam mimpi pun aku tak mau jauh darimu? Sungguh perasaan ini begitu menyiksa, bahkan hati ini pun tertusuk saat aku menahan diri untuk tak menghubungimu. Ya, aku tak tahan. Meski sudah berusaha keras, apalah dayaku? Aku yang selalu dikalahkan oleh perasaan ini, aku yang terus mengalah pada keegoisan hatiku. Mengapa begitu sulit untuk melupakan? Mengapa begitu sulit untuk menghapusmu dari hatiku? Mengapa kau tak kunjung pergi dari pikiranku?


Bodohkah aku? Ya, perasaan ini membuatku menjadi bodoh. Perasaan yang seharusnya tak kumiliki. Perasaan yang tak seharusnya kurasakan denganmu. Taukah kau? Secara diam-diam sorot mataku selalu mencarimu, hatiku begitu gelisah saat mata ini tak dapat melihatmu. Bahkan mata dan hatiku pun bersatu untuk membatalkan tekadku.


Kini akupun begitu tak konsisten. Serangkaian keputusan yang ku ambil kadang tak dapat ku jalankan. Ya, ini karena perasaanku berkata lain. Kadang aku mencoba tuk menghidarimu, tapi apa? Saat kau sedikit berubah dan acuh padaku, aku malah kembali mengejarmu. Kenapa perasaan tak secerdas logika? Mengapa logika ku seakan melemah saat itu berhubungan denganmu?


Taukah kau? Saat aku mengacuhkanmu ketika kau berada di hadapanku, secara diam-diam aku tetap memperhatikanmu. Aku tetap mencari bayangmu, saat kau melihatku aku beralih pandang, saat kau tak melihatku aku sedang mengenyangkan mataku dengan terus melihatmu. Akupun bingung dengan diriku sendiri, mengapa begitu bodoh? Mengapa aku mau menjadi budak cinta?


Kadang saat aku merindukanmu, aku mencoba mengingat kembali semua kenangan kita. Ya, kenangan yang terus melekat dan tak mau lepas. Namun, aku sudah berkomitmen dengan diriku sendiri. Saat aku mengingat akan komitmen itu akupun mulai mengalihkan otakku dari bayangmu. Ada hal yang mempermudahku tuk melupakanmu, itu adalah kenanganmu dengannya. Ya, kadang itu membantu sangat banyak. Karena setiap kali aku mengingat kenanganmu dengannya, hatiku seakan dapat menguatkan tekadku. Tekadku untuk melupakanmu.


Kini biarlah kau hilang, hilanglah dari hatiku, hilanglah dari otakku, hilanglah dari pikiranku. Biarkan perasaan ini luntur dengan sendirinya, biarkan perasaan ini dapat kembali seperti saat pertama kita bertemu. Saat aku belum mempunyai perasaan ini untukmu. Saat perasaanku benar-benar murni hanya untuk berteman. Kini aku terima jika kau ingin menjauhiku juga, ya aku terima jika kau sudah bosan dengan aku yang terus acuh. Mungkin jalan kita memang berbeda, biarkan aku belajar untuk melupakanmu, biar proses ini menuai hasil pada akhirnya. Sampai saat itu tiba, biarkan aku sesekali untuk mengenang kebersamaan kita.


REFERENSI :
http://imeldamwt.blogspot.com/2014/11/tulisan-softskill-3.html

Sabtu, 01 November 2014

TULISAN ETIKA BISNIS

Etika Bisnis
Secara umum, prinsip-prinsip yang berlaku dalam bisnis yang baik sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita sebagai manusia, dan prinsip-prinsip ini sangat erat terkait dengan sistem nilai yang dianut oleh masing-masing masyarakat.
Sonny Keraf (1998) menjelaskan, bahwa prinsip etika bisnis sebagai berikut;
  • Prinsip otonomi; adalah sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kesadarannya tentang apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan.
  • Prinsip kejujuran. Terdapat tiga lingkup kegiatan bisnis yang bisa ditunjukkan secara jelas bahwa bisnis tidak akan bisa bertahan lama dan berhasil kalau tidak didasarkan atas kejujuran. Pertama, jujur dalam pemenuhan syarat-syarat perjanjian dan kontrak. Kedua, kejujuran dalam penawaran barang atau jasa dengan mutu dan harga yang sebanding. Ketiga, jujur dalam hubungan kerja intern dalam suatu perusahaan.
  • Prinsip keadilan; menuntut agar setiap orang diperlakukan secara sama sesuai dengan aturan yang adil dan sesuai kriteria yang rasional obyektif, serta dapat dipertanggung jawabkan.
  • Prinsip saling menguntungkan (mutual benefit principle) ; menuntut agar bisnis dijalankan sedemikian rupa sehingga menguntungkan semua pihak.
  • Prinsip integritas moral; terutama dihayati sebagai tuntutan internal dalam diri pelaku bisnis atau perusahaan, agar perlu menjalankan bisnis dengan tetap menjaga nama baik pimpinan/orang2nya maupun perusahaannya.
Pertanyaan nya bagaimana menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis ini agar benar-benar dapat operasional? Sonny juga menjelaskan, bahwa sesungguhnya banyak perusahaan besar telah mengambil langkah yang tepat kearah penerapan prinsip-prinsip etika bisnis ini, kendati prinsip yang dianut bisa beragam. Pertama-tama membangun apa yang dikenal sebagai budaya perusahaan (corporate culture). Budaya perusahaan ini mula pertama dibangun atas dasar Visi atau filsafat bisnis pendiri suatu perusahaan sebagai penghayatan pribadi orang tersebut mengenai bisnis yang baik. Visi ini kemudian diberlakukan bagi perusahaannya, yang berarti Visi ini kemudian menjadi sikap dan perilaku organisasi dari perusahaan tersebut baik keluar maupun kedalam. Maka terbangunlah sebuah etos bisnis, sebuah kebiasaan yang ditanamkan kepada semua karyawan sejak diterima masuk dalam perusahaan maupun secara terus menerus dievaluasi dalam konteks penyegaran di perusahaan tersebut. Etos inilah yang menjadi jiwa yang menyatukan sekaligus juga menyemangati seluruh karyawan untuk bersikap dan berpola perilaku yang kurang lebih sama berdasarkan prinsip yang dianut perusahaan.
Berkembang tidaknya sebuah etos bisnis ditentukan oleh gaya kepemimpinan dalam perusahaan tersebut.
Tanggung jawab Sosial Perusahaan
Tanggung jawab sosial dan keterlibatan perusahaan dalam berbagai kegiatan sosial merupakan suatu nilai yang sangat positif bagi perkembangan dan kelangsungan perusahaan dalam jangka panjang. Keterlibatan sosial perusahaan di masyarakat akan menciptakan suatu citra yang sangat positif. Biaya sosial yang dikeluarkan dianggap sebagai investasi jangka panjang. Kelestarian lingkungan, perbaikan prasarana umum, penyuluhan, pelatihan, dan perbaikan kesehatan lingkungan walaupun memerlukan biaya yang signifikan, namun secara jangka panjang sangat menguntungkan perusahaan, karena kegiatan tersebut menciptakan iklim sosial politik yang kondusif bagi kelangsungan bisnis perusahaan tersebut.
Dapat kita lihat, pada saat libur merayakan Hari Idul Fitri, beberapa perusahaan memberikan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat yang terkait langsung dengan perusahaan, contoh; Bank dengan nasabahnya, perusahaan yang memproduksi obat tradisional dengan bakul jamunya dan lain-lain.
Bagi situasi dunia yang semakin global sekarang ini, masing-masing pihak saling tergantung, serta tidak ada lagi perusahaan yang tertutup atau tidak mau melakukan perbaikan-perbaikan untuk kemajuan. Perusahaan yang masih tidak mengindahkan hal-hal semacam ini, cepat atau lambat akan semakin ditinggalkan oleh pelanggannya.
DAFTAR PUSTAKA :
bowokoolz.blogspot.com/2010/10/tulisan-etika-bisnis_26.html